Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

1 WN Taiwan dan 7 WNI bawa 1,16 Ton Ketamine di Kapal, Cek Peran Masing-Masing

Polri bersama tim gabungan mengamankan 8 orang dan 1,16 ton ketamine HCL di Perairan Sumut, dampak penyelamatan jiwa yang signifikan.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
1 WN Taiwan dan 7 WNI bawa 1,16 Ton Ketamine di Kapal, Cek Peran Masing-Masing
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Sebanyak 8 orang awak kapal MT Global 168 yang menyelundupkan 1,160 ton ketamine HCL diamankan di Perairan Sumatera Utara (Sumut).

Para awak kapal itu terdiri dari 1 WNA dan 7 WNI yang masing-masing punya peran berbeda, dalam penyelundupan yang diungkap Polri bersama tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, TNI, dan instansi terkait lainnya itu. 

”Mereka memiliki peran masing-masing dalam mengoperasikan kapal,” kata Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam konferensi pers di Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (23/10).

Pertama, awak kapal berinisial IC yang bertugas sebagai kapten kapal atau master, RS sebagai chief officer, dan JA sebagai chief engineer.

Lalu ada IAE sebagai second engineer, JMR sebagai oiler, serta RF dan DPW sebagai able seaman. Terakhir, WNA Taiwan berinisial YCY sebagai manajer kapal. 

Suyudi mengungkapkan bahwa sebelum diproses oleh petugas, Kapal MT Global 168 telah dimonitor selama kurang lebih 3 bulan.

Pada Minggu, 18 Oktober, sinyal AIS memperoleh parameter lokasi kapal di area labuh jangkar dengan kecepatan mencapai 5,8 knot.

”Yang dalam laporan monitoring dikaitkan dengan kemungkinan pengaruh pergerakan jangkar atau arus laut,” kata dia. 

Hasil pemantauan itu terindikasi sebagai anomali AIS. Sebab, ada ketidaksesuaian lintasan kapal, nomor MMSI kapal memancarkan 2 identitas, dan terus bergerak melambat di Laut Andaman.

Sehingga pada Senin (19/10)  tim gabungan melakukan penindakan terhadap MT Global 168.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.