PALANGKA RAYA, iNews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus membakar wilayah Kalimantan Tengah di tengah musim kemarau panjang berdampak serius pada kesehatan masyarakat. Di Kota Palangka Raya, Puskesmas Bukit Hindu mencatat sebanyak 1.121 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam kurun waktu Agustus hingga pertengahan Oktober 2026.
Kepungan kabut asap pekat masih menyelimuti sebagian besar kawasan Kota Palangka Raya hingga Jumat (16/10/2026) siang. Buruknya kualitas udara tidak hanya mengganggu aktivitas harian warga, tetapi juga mengancam kelompok rentan, khususnya bayi dan anak-anak.
Kepala Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya, Hellyanan membeberkan, sejak bulan Agustus hingga 15 Oktober 2026, total pasien ISPA yang ditangani telah menembus angka 1.000 orang lebih.