Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

2 Tahun Berjalan, Menko Pangan Detailkan 4 Langkah Perbaikan Tata Kelola MBG

Menko Pangan Zulkifli Hasan menjabarkan empat langkah strategis dalam perbaikan tata kelola Makan Bergizi Gratis.

Jawa Pos 1 menit baca 0 komentar
2 Tahun Berjalan, Menko Pangan Detailkan 4 Langkah Perbaikan Tata Kelola MBG
Foto: Jawa Pos

 JawaPos.com — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan empat prioritas pembenahan Makan Bergizi Gratid (MBG). Yakni percepatan pemerataan MBG ke wilayah 3T, perbaikan tata kelola dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), peningkatan keamanan dan mutu gizi makanan, serta penertiban data penerima manfaat dan pemberantasan penyimpangan.

“Memasuki dua tahun pemerintahan, arahan Presiden MBG segera diimplementasikan secara merata, terutama di wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi. Kekurangan harus dibenahi, tata kelola ditertibkan, dan penyimpangan kita tindak tegas,” ujar Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan, saat memimpin Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (19/10).

Untuk prioritas pertama, yaitu mempercepat pemerataan layanan MBG ke wilayah 3T. Sesuai arahan Presiden, Badan Gizi Nasional (BGN) pada 2 Oktober telah mengaktivasi 480 SPPG baru di 16 provinsi wilayah Indonesia Timur.

Dilanjutkan tahap II dengan aktivasi 980 SPPG baru di Sumatera, Kalimantan, dan Bali pada 14 Oktober. Kemudian, tahap III pada minggu keempat Oktober dengan fokus pada pesantren, sekolah keagamaan di daerah terpencil. Adapun Petunjuk Teknis SPPG 3T, ditargetkan rampung pekan ini untuk memberikan kepastian operasional SPPG 3T yang telah diaktivasi.

Kedua, telah dilakukan perbaikan tata kelola penyelenggaraan Program MBG melalui skema insentif baru, Rp2.000/porsi, berlaku mulai 2 Oktober 2026.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.