JAKARTA, iNews.id - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diwarnai upaya penguatan ketahanan pangan nasional. Produksi beras dan jagung meningkat sepanjang 2025, sementara pengadaan beras dalam negeri pada 2026 melampaui target pemerintah.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi nasional pada 2025 mencapai 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 13,29% dibandingkan 2024 yang sebesar 53,14 juta ton. Setelah dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi penduduk, produksinya mencapai 34,69 juta ton atau bertambah 4,07 juta ton dari tahun sebelumnya. Luas panen padi juga meningkat 12,69% menjadi 11,32 juta hektare.
Peningkatan juga terjadi pada komoditas jagung. Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% pada 2025 mencapai 16,16 juta ton, naik 6,74% dibandingkan 2024 yang sebesar 15,14 juta ton. Peningkatan produksi beras dan jagung tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pasokan pangan nasional.