JawaPos.com - Sebanyak 277.075 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tercatat di enam provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari jumlah tersebut, sebanyak 62.400 kasus dialami anak berusia 0–5 tahun.
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 12 Oktober 2026 itu mencakup 63 kabupaten/kota di enam provinsi. Pada tanggal yang sama, tercatat 4.486 kasus ISPA baru di wilayah terdampak karhutla.
Berdasarkan data tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Aji Muhawarman menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan mencatat jumlah kasus ISPA tertinggi dengan 73.392 kasus.