Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

45 Menit yang Menegangkan, Begini Kronologi Kontak Tembak TNI dan OPM di Yahukimo

Kontak tembak TNI dan OPM di Yahukimo bermula dari penelusuran jejak dan ajakan menyerah yang berujung baku tembak selama 45 menit.

iNews 1 menit baca 0 komentar
45 Menit yang Menegangkan, Begini Kronologi Kontak Tembak TNI dan OPM di Yahukimo
Foto: iNews

YAHUKIMO, iNews.id - Kontak tembak antara pasukan TNI dan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Kopitua Heluka terjadi di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Baku tembak berlangsung selama 45 menit setelah upaya meminta kelompok bersenjata tersebut menyerah berujung saling tembak.

Kronologi kontak tembak berawal ketika Satgas Mandala memberikan informasi mengenai keberadaan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM pimpinan Kopitua Heluka. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti personel Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 3 Marinir.

Pasukan gabungan TNI kemudian bergerak menelusuri jejak kelompok tersebut hingga ke sekitar Camp Biru, Kali Senami, Distrik Dekai pada Rabu (4/11/2026). 

Pasukan TNI usai kontak tembak dengan OPM pimpinan Kopitua Heluka di kawasan Kali Senami, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (4/11/2026). (Foto: Tangkapan layar video TNI).Pasukan TNI usai kontak tembak dengan OPM pimpinan Kopitua Heluka di kawasan Kali Senami, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (4/11/2026). (Foto: Tangkapan layar video TNI).

Setelah menemukan keberadaan mereka, personel TNI lebih dahulu melakukan pendekatan persuasif dengan meminta anggota kelompok OPM menyerahkan diri dan meletakkan senjata. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. 

"Sebelum kontak tembak terjadi pasukan kami sudah terlebih dahulu melakukan upaya persuasif dengan meminta mereka menyerah serta meletakkan senjata namun ajakan ini dibalas mereka dibalas dengan tembakan," ujar Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, Sabtu (7/11/2026).

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.