JAKARTA, iNews.id - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkap lima dampak penggunaan gawai dan media sosial secara berlebihan terhadap anak, mulai dari obesitas, gangguan tumbuh kembang, kecanduan, cyberbullying, hingga masalah kesehatan mental.
Dokter Anak sekaligus Ahli Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, Dr dr Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), mengapresiasi langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam menerapkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Menurut Bernie, pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun penting dilakukan mengingat penggunaan gawai dan media sosial yang tidak terkontrol dapat memberikan berbagai dampak terhadap tumbuh kembang anak.