Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

500 Pertanyaan Disiapkan Roy Suryo untuk Jokowi, Ini yang Bakal Digali

Roy Suryo menyiapkan lebih dari 500 pertanyaan untuk Jokowi dalam sidang kasus ijazah palsu, mulai dari riwayat pendidikan hingga keaslian ijazah.

iNews 2 menit baca 0 komentar
500 Pertanyaan Disiapkan Roy Suryo untuk Jokowi, Ini yang Bakal Digali
Foto: iNews

JAKARTA, iNews.id – Tim kuasa hukum Roy Suryo menyiapkan lebih dari 500 pertanyaan untuk diajukan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam persidangan kasus dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Jokowi hadir dalam persidangan tersebut untuk memberikan kesaksian.

Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, mengatakan pertanyaan yang disiapkan tidak hanya berkaitan dengan dakwaan terhadap kliennya, tetapi juga akan menggali berbagai hal yang dinilai relevan dengan persoalan keaslian ijazah Jokowi.

"Dalam kesempatan sidang nanti, kami akan banyak menggali tidak hanya yang terkait dengan dakwaan yang sudah didakwakan kepada terdakwa, tetapi juga hal-hal lain yang pastinya relevan, yaitu menyangkut keaslian ijazah," kata Refly saat menyampaikan pernyataan pembuka dalam persidangan.

Refly menjelaskan, ada sejumlah materi yang akan menjadi fokus pertanyaan kepada Jokowi. Di antaranya terkait laporan polisi, pasal-pasal dalam dakwaan, hingga berita acara pemeriksaan (BAP).

Selain itu, tim kuasa hukum juga akan mendalami riwayat hidup dan perjalanan pendidikan Jokowi yang selama ini menjadi bagian dari persoalan dalam perkara tersebut.

"Berikutnya kami juga akan bicara tentang riwayat pendidikan, di mana kita tahu bahwa riwayat pendidikan inilah yang kemudian banyak dipersoalkan. Dan last but not least, terakhir kami akan mempermasalahkan tentang ijazah fisik itu sendiri versus ijazah yang di-upload di internal," ujarnya.

Dia mengungkapkan, tim kuasa hukum telah menyusun lebih dari 500 pertanyaan. Meski demikian, tidak seluruh pertanyaan dipastikan dapat disampaikan karena keterbatasan waktu dan mekanisme persidangan.

"Kami sudah menyiapkan 500 pertanyaan lebih, tetapi tentu tidak semua pertanyaan tersebut bisa kita sampaikan. Tetapi kami meminta waktu yang sebaik-baiknya dan seluas-luasnya," tutur Refly.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.