Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

69 Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Teridentifikasi

Otoritas Spanyol telah identifikasi 69 korban tewas dalam tabrakan kereta cepat. Kecelakaan ini memicu kekhawatiran baru tentang keselamatan perkeretaapian.

Detik 2 menit baca 0 komentar
69 Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Teridentifikasi
Foto: Detik

Madrid -

Otoritas Spanyol mengidentifikasi seluruh 69 korban tewas dalam tabrakan kereta cepat yang terjadi pada pekan lalu. Dengan begitu, seluruh korban tewas dalam insiden tersebut teridentifikasi.

Dilansir dari AFP, Selasa (3/11/2026), musibah yang terjadi pada hari Rabu (28/10), membuat keluarga para korban harus menunggu proses identifikasi jasad korban oleh tim forensik.

Sebuah badan resmi yang dibentuk untuk menangani proses identifikasi, terdiri dari pihak kepolisian dan pakar forensik, mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Senin (2/11) malam mengenai tiga korban terakhir yang telah teridentifikasi, yakni dua warga negara Australia dan satu warga negara Jepang.

Para korban terdiri dari 54 warga negara Spanyol dan 15 warga negara asing, yang terdiri dari empat warga Amerika Serikat, dua warga Australia, dua warga Jepang, serta masing-masing satu orang dari Argentina, Kanada, Prancis, Meksiko, Portugal, Tunisia, dan Republik Ceko.

Kecelakaan ini merupakan tabrakan kereta cepat kedua di Spanyol tahun ini dan memicu pertanyaan baru mengenai keselamatan perkeretaapian di negara tersebut, menyusul kecelakaan di wilayah Andalusia, Spanyol selatan, pada bulan Januari yang menewaskan 46 orang.

Tragedi ini bermula ketika sebuah kereta milik operator negara, Renfe, menabrak bagian belakang kereta milik perusahaan Spanyol, Iryo, yang sedang berhenti di dekat desa Urda, sekitar 130 kilometer (80 mil) di sebelah selatan Madrid.

Kegagalan sistem keselamatan otomatis sempat menghentikan seluruh perjalanan kereta di sepanjang jalur sejauh 63 kilometer, namun pusat kendali justru mengizinkan kereta Renfe untuk melanjutkan perjalanannya sementara kereta lainnya masih dalam posisi berhenti.

(isa/yld)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.