JAKARTA, iNews.id - Seorang pengusaha asal Texas, Amerika Serikat, Clayton Lloyd Iley (41), harus kehilangan koleksi lebih dari 90 mobil mewah setelah terbukti melakukan penipuan dan pencurian identitas. Kendaraan tersebut dibeli menggunakan uang hasil kejahatan dan kini akan diserahkan untuk membiayai restitusi korban.
Iley, warga Stephenville, Texas, dijatuhi hukuman 160 bulan atau sekitar 13 tahun 4 bulan penjara federal pada 1 Oktober 2026. Dia dinyatakan bersalah atas kasus penipuan melalui transfer elektronik (wire fraud) dan pencurian identitas yang diperparah.
Menurut Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Utara Texas, Iley mengaku bersalah pada 17 Juni 2026. Selain menjalani hukuman penjara, dia juga setuju menyerahkan lebih dari 90 kendaraan yang dibeli menggunakan hasil penipuannya.