Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Ahmad Alimuddin Nilai Prabowo Fokus Mengabdi untuk Rakyat: Sudah Nggak Ada Kepentingan

Ahmad Alimuddin menilai Presiden Prabowo mengubah cara bernegara dengan memprioritaskan kepentingan rakyat, salah satunya melalui program MBG.

iNews 2 menit baca 0 komentar
Ahmad Alimuddin Nilai Prabowo Fokus Mengabdi untuk Rakyat: Sudah Nggak Ada Kepentingan
Foto: iNews

JAKARTA, iNews.id - Pendiri Mari Kita Bisa, Ahmad Alimuddin menilai Presiden Prabowo Subianto tengah mengubah cara bernegara dengan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas. Menurutnya, Prabowo kini berfokus mengabdikan diri kepada masyarakat sebagai kepala negara.

"Pak Prabowo itu sedang merubah konsep dan cara bernegara kita, bahwa kita harus memperhatikan rakyat dan Prabowo itu siap mengabdi untuk rakyat, karena sudah nggak ada kepentingan lainnya," ucap Alimuddin dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "730 Hari Pemerintahan, Suara dan Harapan" yang disiarkan iNews, Selasa (20/10/2026).

Alimuddin menilai, Prabowo tidak lagi berorientasi pada pemenuhan kepentingan pribadi karena kebutuhan hidupnya telah terpenuhi. Dia menyebut kondisi tersebut membuat Presiden dapat lebih berfokus pada kepentingan masyarakat.

"Kalau saya boleh bilang Prabowo bagian dari orang kaya atau mungkin kasarnya oligarki, iyak dia udah selesai dengan kebutuhannya. Dia cuma punya Didit anak biologisnya, nggak ada kepentingan lain," tuturnya.

Dia menambahkan, program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi salah satu cerminan prioritas Presiden. Salah satu program yang disorotnya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, program MBG telah menjangkau sekitar 56 juta penerima di seluruh Indonesia. Pelaksanaannya didukung lebih dari 27.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

"Kepentingannya Prabowo hari ini adalah rakyat. Makanya program-programnya juga, misalnya program terbaik Presiden Prabowo, itu semua bersentuhan dengan rakyat, kita sebut misalnya MBG, menyentuh hampir sekarang itu sekitar 56 juta penerima MBG di seluruh Indonesia, dengan total disalurkan melalui 27 ribu sekian SPPG atau dapur," kata dia.

Editor: Aditya Pratama

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.