Jakarta, CNN Indonesia --
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Setomelakukan mutasi besar-besaran dengan merombak jabatan Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Perombakan itu dilakukan usai Suyud idilantik menjadi Kapolri pada Kamis (1/10).
Salah satu yang dimutasi, adalah mantan ajudan Presiden RI Prabowo Subianto, Brigjen Pol Ahrie Sonta Nasution. Dia kini dimutasi jadi Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri, dan naik pangkat jadi bintang dua alias Inspektur Jenderal (Irjen). dengan pangkat Irjen.
Sebelum mutasi ini, dia adalah Penyelidik Pengamanan Internal Utama Tk II Divpropam Polri.
Mutasi terkini Ahrie dan puluhan perwira Polri itu tertuang dalam Surat Telegram dengan nomor ST/2205/X/KEP/2026 tanggal 2 Oktober 2006 atas nama Kapolri Suyudi.
"Para Pati dan Pamen Polri tersebut segera melaksanakan tugas yang baru paling lambat 14 hari terhitung mulai tanggal ditetapkan keputusan mutasi," demikian surat tersebut.
Bersama Ahrie, total ada 88 perwira tinggi dan menengah Polri lainnya yang dilakukan Suyudi setelah dilantik Prabowo menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Profil singkat Ahrie Sonta
Jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu lahir 45 tahun lalu di Bandung. Sepanjang kariernya dia dikenal 'vokal' juga memberikan edukasi tentang kepolisian lewat akun media sosialnya.
Ahrie pernah ditunjuk menjadi ajudan Prabowo saat baru jadi presiden pada Oktober 2024 lalu. Sebelumnya dia juga pernah menjadi Sekretaris Pribadi Listyo dalam jabatan Kapolri.
Rekam jejak kariernya dia pernah memimpin Polres Pelabuhan tanjung Priok, terlibat penangkapan Djoko Tjanda terkait korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali yang dipimpin Listyo (kala itu masih Kabareskrim).
Adapun selain Ahrie, beberapa di antara perwira tinggi yang menempati posisi baru di bawah Kapolri Suyudisaat ini adalah di antaranya
IrwasumPolri KomjenPol Wahyu Widadayang diberi tugas ke Kementerian ATR/BPN. Posisi Wahyu di Irwasumdigantikan Kapolda Metro Jaya KomjenPol Asep Edi Suheri. Sementara itu, Polda Metro Jaya selanjutnya dipimpin Irjen DadangHartanayang semula Kapolda Maluku.
(tim/kid)