JAKARTA, iNews.id – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tidak lagi hanya digunakan untuk menjawab pertanyaan melalui chatbot. Teknologi ini mulai dikembangkan untuk membantu perusahaan menganalisis informasi, mengambil keputusan, hingga menjalankan tugas operasional secara lebih terintegrasi.
Perubahan tersebut muncul seiring meningkatnya kompleksitas pengelolaan bisnis. Perusahaan harus menangani komunikasi dari berbagai kanal, mengelola data yang tersebar di sejumlah sistem, serta memastikan informasi tersebut dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Dalam situasi seperti ini, kemampuan AI menghasilkan jawaban saja dinilai belum cukup. Tantangan berikutnya adalah bagaimana teknologi tersebut dapat membantu mengubah informasi menjadi keputusan dan tindakan nyata.