Jakarta -
Aliansi Kehendak Rakyat (Akhera) mendukung kebijakan rotasi jabatan di lingkungan Polri yang dilakukan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Akhera mendukung kebijakan rotasi jabatan di lingkungan Polri yang dilakukan Kapolri Jenderal Suyudi. Langkah itu diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan.
Jakarta -
Aliansi Kehendak Rakyat (Akhera) mendukung kebijakan rotasi jabatan di lingkungan Polri yang dilakukan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kami Aliansi Kehendak Rakyat (Akhera) mengapresiasi gerak cepat Jenderal Suyudi Ario Seto yang beberapa minggu memegang pucuk pimpinan Polri telah melakukan rotasi dan mutasi jabatan di internal Polri," kata Koordinator Akhera, Heru Purwoko, kepada wartawan, Senin (12/10/2026).
Dia berharap rotasi dan mutasi tersebut bisa meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat. Selain itu, juga diharapkan memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
"Kita berharap langkah yang dilakukan Kapolri dapat meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat dan yang utama adalah mengembalikan kepercayaan publik kepada Polri," ujarnya.
Pihaknya menilai rotasi dan mutasi jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk kepentingan dan perbaikan institusi Polri ke depan. Dia juga meminta agar langkah tersebut tak langsung dinilai sebagai proses yang tergesa-gesa.
"Kami Akhera menilai rotasi atau pun mutasi yang dilakukan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto semata-mata untuk kepentingan Polri Ke depan," katanya.
"Jadi jangan ada yang beranggapan proses rotasi ini terkesan tergesa-gesa," imbuh dia.
Mutasi terhadap 199 personel Polri tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Personel yang dimutasi terdiri atas perwira tinggi dan perwira menengah. Pergantian tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis, di antaranya Wakabaintelkam, Kakorlantas, dan tiga kapolda.
(amw/imk)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.