JAKARTA, iNews.id - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengungkap pembelian sejumlah teknologi penyadapan oleh Indonesia berlangsung pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Berdasarkan catatan Amnesty, pengadaan alat tersebut terjadi sepanjang 2017 hingga 2023.
"Catatan Amnesty menunjukkan pembelian ini berlangsung sejak 2017 sampai 2023 maka penyadapan ini telah berlangsung sejak masa pemerintahan Joko Widodo," kata Usman Hamid dalam sebuah diskusi di Jakarta Timur, Minggu (8/11/2026).
Usman juga menyinggung pernyataan Jokowi pada 2023 di hadapan relawan Projo. Menurutnya, pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Jokowi sebagai Presiden memanfaatkan informasi intelijen dari sejumlah institusi untuk kepentingan politik.