Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Andre Rosiade: Jembatan 'Bidan Dona' di Pasaman Mulai Dibangun Desember 2026

Jembatan "Bidan Dona" di Pasaman, Sumbar mulai dibangun Desember 2026. Jembatan itu sempat viral usai aksi seorang bidan menyeberangi sungai demi bantu pasien.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Andre Rosiade: Jembatan 'Bidan Dona' di Pasaman Mulai Dibangun Desember 2026
Foto: Detik

Jakarta -

Kabar baik datang untuk masyarakat Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar). Jembatan "Bidan Dona" yang sempat viral setelah aksi seorang bidan menyeberangi sungai demi membantu pasien, kini telah memasuki proses tender dan ditargetkan mulai dibangun pada Desember 2026.

Kepastian perkembangan pembangunan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade setelah berkoordinasi langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Andre mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu proyek yang sejak awal terus diperjuangkannya. Setelah melalui proses administrasi yang cukup panjang, terutama terkait dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) di tingkat kabupaten, proyek itu akhirnya dapat dilanjutkan ke tahap tender.

"Jembatan Bidan Dona yang beberapa tahun lalu kita dorong, alhamdulillah sudah proses tender. Target kita jembatan ini bisa mulai dibangun pada Desember," kata Andre dalam keterangan tertulisnya.

Nama jembatan tersebut tidak bisa dilepaskan dari kisah Dona Lubis, seorang bidan di Kabupaten Pasaman yang videonya viral pada Agustus 2025. Saat itu, Dona harus menyeberangi derasnya Sungai Batang Pasaman demi memberikan pelayanan kesehatan dan mengantarkan obat kepada pasien tuberkulosis (TBC) di kawasan Kejorongan Sinuangon, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Duo Koto.

Aksi tersebut terjadi setelah jembatan penghubung sepanjang sekitar 15 meter terputus, sehingga akses masyarakat menjadi sangat terbatas. Kisah Dona kemudian menarik perhatian publik dan mendorong pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

Andre Rosiade mengawal langsung tindak lanjut pembangunan jembatan itu. Ia sebelumnya juga meninjau lokasi bersama sejumlah pihak dan mendorong pemerintah pusat agar menghadirkan akses yang lebih layak bagi masyarakat.

Meski pembangunan jembatan kini memasuki tahap tender, Andre menjelaskan bahwa akses jalan menuju jembatan masih membutuhkan penyelesaian administrasi di tingkat pemerintah kabupaten. Karena itu, ia berharap seluruh persyaratan dapat segera dituntaskan agar pembangunan jalan akses bisa diusulkan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2027.

"Kendala administrasi di kabupaten harus dilengkapi terlebih dahulu. Kalau sudah lengkap, akses jalannya bisa kita ajukan melalui IJD 2027," ujar Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar tersebut.

Dalam pertemuan dengan Menteri PU, Andre juga meminta agar pembangunan jembatan ini terus menjadi perhatian pemerintah. Dody Hanggodo menyambut baik koordinasi tersebut dan berharap seluruh persoalan administrasi maupun lahan yang berkaitan dengan pembangunan dapat segera diselesaikan sehingga pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Andre menegaskan, perjuangan pembangunan infrastruktur di Pasaman tidak berhenti pada pembangunan jembatan. Akses jalan menuju kawasan tersebut juga harus diperhatikan agar masyarakat dapat menikmati konektivitas yang lebih baik dan pelayanan publik, termasuk kesehatan, tidak lagi terkendala kondisi geografis.

"Kita ingin pembangunan ini benar-benar tuntas. Jembatannya dibangun, akses jalannya juga harus kita perjuangkan. Yang penting seluruh administrasi dan persyaratannya segera diselesaikan," tutup Andre.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan dukungan terhadap upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Sumbar, termasuk Jembatan "Bidan Dona" di Kabupaten Pasaman. Ia berharap seluruh persoalan administrasi dan lahan yang masih menjadi kendala dapat segera diselesaikan sehingga proses pembangunan bisa berjalan sesuai rencana.

Dody juga berharap koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan jajaran balai terus diperkuat agar berbagai usulan pembangunan di Sumbar dapat segera ditindaklanjuti.

"Terima kasih atas kedatangannya ke kantor kami Pak Andre. Untuk memperjuangkan Sumbar, semoga kita bisa terus berkolaborasi," katanya.

(eva/azh)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.