Jakarta -
Pendukung Rosiade Padel Club Andre Rosiade meminta Persatuan Besar Padel Indonesia (PBPI) bersikap profesional dalam pemanggilan pemain untuk memperkuat tim nasional. Ia menyentil pengurus PBPI untuk tidak bermain politik di kompetisi padel Indonesia.
"Jangan main politik di kompetisi Liga Padel Indonesia," kata Andre, dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).
Andre menghormati adanya pemanggilan pemain untuk kepentingan Timnas Padel. Namun dia meminta PBPI untuk tidak merusak jadwal liga yang telah ditetapkan sebelumnya.
"Saya menghargai pemanggilan Timnas. Tapi jangan tiba-tiba. Jangan merusak akhirnya kalender liga gitu loh," kata Andre.
"Apalagi pemain kami mungkin diduga nggak bakal turun. Jadi cadangan saja. Tetapi kok dipaksain dipanggil," sambungnya.
Andre juga menyoroti pemberitahuan pemanggilan pemain Timnas Padel dari Rosiade Club yang dinilai mendadak. Bahkan, kata dia, pemberitahuan itu disampaikan saat malam hari.
"Apakah ini diduga untuk agar kami kalah dengan tim tertentu?" ujar Andre.
Selain itu, Andre menyinggung jadwal klub lain yang bisa ditunda dengan alasan adanya pemanggilan pemain ke Timnas. Namun, menurutnya, hal itu seolah tak berlaku untuk Rosiade Padel Club.
"Jadwal kami, meskipun kami bikin surat permohonan, tidak mau," jelas Andre.
Dia mengaku kecewa atas sikap PBPI tersebut. Andre mengatakan jangan sampai ketidakprofesionalan PBPI itu menimbulkan anggapan bahwa asosiasi tersebut ingin memenangkan tim tertentu dalam kompetisi padel di Indonesia.
"Jangan sampai ada dugaan untuk memenangkan tim tertentu, tim lain digerogotin. Pemainnya dalam tanda kutip dipanggil dalam Timnas," kata Andre.
"Supaya kekuatannya lemah, supaya poin ke tim lain bisa cari poin, gitu loh," sambungnya.
Andre meminta kepada seluruh pihak untuk bertarung secara adil. Dia juga menegaskan bahwa dirinya menghormati pemanggilan pemain ke Timnas namun harus dilakukan dengan perencanaan yang baik.
"Kalau mau dipanggil silakan. Tapi ada perencanaan gitu," jelas Andre.
"Masa dua hari," lanjutnya.
Dia menceritakan salah satu pemain yang dipanggil Timnas yaitu Jessy Rompies diberi tahu dua hari sebelum liga dimulai. Pemanggilan yang mendadak ini dinilai Andre merusak strategi tim dalam kompetisi padel.
Padahal, kata Andre, Mike Tanoso yang juga sebelumnya pernah dipanggil Timnas itu diberi tahu dua pekan sebelumnya.
"Kami setelah mengizinkan pemain asing kami cuti ke Spanyol, ya tiba-tiba yang ini dipanggil dua hari sebelum liga. Kan itu merusak konsentrasi," ujar Andre.
"Aturannya kami masih bisa meraih poin, ini secara hitung-hitungan di atas kertas kami besok bakal kalah," sambungnya.
Andre memprotes keras dan mengirimkan surat kepada PBPI agar pertandingan Rosiade Padel Club di kompetisi ditunda. Dia juga meminta PBPI lebih profesional sehingga tidak merugikan klub tertentu.
"Saya meminta ke depan PBPI lebih profesional. Dan tidak bikin keputusan yang merugikan klub, sehingga tidak ada tuduhan nanti PBPI berpihak salah satu klub," ujar Andre.
"Dan tidak ada tuduhan ingin merugikan klub lain supaya klub lain nggak jadi juara. Jangan sampai ada tuduhan begitu," pungkasnya.
(akd/ega)