Jakarta, CNN Indonesia --
Kapal motor penumpang (KMP) Batumandi terbakar di perairan Selat Sunda, sekitar Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10) sore.
Peristiwa itu berlangsung di perairan Selat Sunda, tepatnya di belakang Pulau Kecil Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
Pihak PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry menyatakan seluruh penumpang dan kru atau anak buah kapal (ABK) sudah berhasil dievakuasi. Sementara itu proses penanggulangan api masih dilakukan.
"Dapat kami sampaikan bahwa tadi sore sekitar jam 4.15 (16.15 WIB) salah satu kapal kami di lintasan ekspres Bakauheni-Merak mengalami terbakar saat proses akan sandar di Pelabuhan Merak," ujar Corporate Secretary PT ASDP Windy Andale saat diwawancara langsung CNNIndonesia TV sekitar pukul 18.18 WIB.
"Kami utamakan proses evakuasi penumpang dan juga penanganan kondisi di lapangan. Tadi infonya sekitar pukul 5 (17.00 WIB) itu penumpang dan kru sudah berhasil dievakuasi," sambungnya menjawab pertanyaan dalam wawancara via telepon.
Mengenai manifes di KMP Batumandi itu, Windy mengatakan pihaknya masih menunggu data dari pihak di lokasi.
"Saat ini untuk data penumpang masih kami konfirmasi kembali. Kami juga sedang berkoordinasi dengan seluruh stakeholders, seluruh pihak di lapangan untuk penanganan korban," kata dia.
"Sejauh ini dapat kami sampaikan bahwa seluruh penumpang maupun awak kapal telah dievakuasi dan tak ada korban jiwa," sambungnya.
Adapun penyebab kebakaran, katanya, diduga berasal dari area buritan kapal.
"Dugaan sementara ada percikan dari area buritan kapal. tapi hal ini masih kami dalami, kami juga pasti masih berkoordinasi dengan basarnas, pihak kepolisian, melakukan pemantauan penyebab kebakaran tersebut," tutur Windy.
Sementara untuk layanan di Pelabuhan Merak, kata dia, masih menunggu kepastian penanggulangan kebakaran tersebut.
"Gangguan layanan belum bisa dipastikan, karena kami masih berkoordinasi terus. di lapangan juga tim masih mengupayakan, termasuk pelayanan korban," kata Windy.
"Terakhir masih proses pemadaman," sambungnya.
(tim/kid)