Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

ASDP Targetkan Pengerjaan Salvage KM Batumandi Pekan Depan

Saat ini, ASDP sedang menjaring pihak pelaksana yang akan menangani proses pengangkatan kapal tersebut.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
ASDP Targetkan Pengerjaan Salvage KM Batumandi Pekan Depan
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak menargetkan proses pengapungan atau salvage KM Batumandi yang mengalami kecelakaan dilaksanakan mulai pekan depan.

"Saat ini, ASDP sedang menjaring pihak pelaksana yang akan menangani proses pengangkatan kapal tersebut. ASDP berharap dalam dua hingga tiga hari ke depan sudah memperoleh gambaran lebih jelas mengenai rencana teknis pengapungan kapal," kata General Manager (GM) ASDP Merak, Umar Imran Batubara, dikutip Minggu (25/10).

Ia mengatakan, proses penjajakan dengan calon pelaksana salvage masih berlangsung. Setelah sebelumnya terdapat satu pihak yang melakukan survei, pada hari ini dua pihak tambahan turut meninjau kondisi kapal untuk mempersiapkan rencana pengapungan.

"Pengapungan menjadi tahapan penting agar proses penanganan kapal dapat dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan kondisi kapal serta aspek keselamatan di lokasi kejadian," katanya.

Nantinya, setelah kapal berhasil diapungkan, lanjut Umar, ASDP akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk proses penarikan kapal menuju galangan.

Saat ini, terdapat dua opsi lokasi galangan yang tengah dipertimbangkan, yakni galangan kapal di Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, serta galangan pembuatan kapal di Lampung.

"Penentuan lokasi tersebut akan dikoordinasikan bersama instansi berwenang, termasuk Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), dengan mempertimbangkan kebutuhan teknis dan kondisi kapal setelah berhasil diapungkan," ujarnya.

Sementara itu terkait kondisi kapal sebelum mengalami kecelakaan, Umar menjelaskan bahwa KM Batumandi tercatat menjalani docking pada Maret lalu.

Namun, pekerjaan perawatan yang dilakukan saat itu terbatas pada perbaikan ramp door atau pintu rampa kapal. Setelah pekerjaan tersebut selesai, kapal kembali beroperasi melayani lintasan penyeberangan.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.