Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Banjir Lahar Semeru Terjang Perbatasan Malang-Lumajang, Tanggul Jebol dan Penambang Pasir Kabur

Banjir lahar dingin Gunung Semeru menerjang aliran Sungai Curah Kobokan di perbatasan Malang-Lumajang hingga membuat penambang pasir menghentikan aktivitas.

iNews 1 menit baca 0 komentar
Banjir Lahar Semeru Terjang Perbatasan Malang-Lumajang, Tanggul Jebol dan Penambang Pasir Kabur
Foto: iNews

MALANG, iNews.id - Banjir lahar dingin menerjang sejumlah aliran sungai di kawasan Gunung Semeru, perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026) pagi. Derasnya aliran material vulkanik yang terbawa air hujan membuat tanggul di dekat permukiman warga jebol hingga aktivitas penambangan pasir terpaksa dihentikan.

Banjir lahar terjadi setelah hujan dengan intensitas rendah hingga lebat mengguyur kawasan Gunung Semeru sejak Minggu (1/11/2026) malam hingga Senin pagi. Sejumlah titik terdampak berada di Besuk Kobokan, Besuk Lengkong, hingga Kali Glidik yang melintasi perbatasan Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, dan Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Besarnya aliran lahar membuat aktivitas penambangan pasir di Sungai Curah Kobokan dihentikan. Bahkan, tanggul plengsengan di dekat permukiman warga Dusun Pasirejo, Desa Pururejo, Kecamatan Tempursari, Lumajang, yang berbatasan dengan Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Malang, jebol akibat tergerus derasnya aliran lahar.

Peningkatan debit aliran juga terpantau melalui kamera pengawas (CCTV) Badan Geologi Kementerian ESDM di kawasan Curah Kobokan dan Jembatan Gladak Perak. Sejak pukul 07.40 WIB, Senin pagi, aliran air yang membawa material vulkanik terlihat meningkat signifikan.

Rekaman CCTV memperlihatkan sejumlah penambang pasir dan petugas pemantau Sungai Curah Kobokan berlarian meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.