GIANYAR, iNews.id - Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Bali berdampak pada aktivitas perkantoran di Kabupaten Gianyar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah atau work from home (WFH).
Saat ini polisi tengah menyelidiki dugaan penjualan BBM dalam botol yang beredar di media sosial. Hingga Kamis (15/10/2026) pagi, kawasan Kantor Bupati Gianyar terlihat lebih sepi dari biasanya.
Antrean kendaraan di sejumlah SPBU masih terjadi, bahkan di kawasan Kota Gianyar mencapai dua kilometer akibat BBM langka.