JawaPos.com - Mata pelajaran (mapel) matematika, fisika, dan rumpun IPA lainnya kerap dianggap menakutkan di kalangan murid.
Beragam cara digunakan untuk menghilangkan stigma negatif tersebut di antaranya dengan mengajak langsung murid-murid jenjang SD untuk belajar langsung di laboratorium.
Sekitar 150 murid kelas V SD dari Sekolah Tarakanita Gading Serpong berkesempatan keliling sejumlah laboratorium di laboratorium Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) Unika Atma Jaya BSD di Serpong (16/10).
Kesempatan langka ini menjadi rangkaian pembukaan Sains Tecno Park Atma Jaya.
Di dalam laboratorium anak-anak belajar banyak hal.
Mulai dari mengamati bakteri, mencoba 3D printing, membuat aplikasi game, serta aktivitas lain terkait sains dan teknologi lainnya.
Selama mengikuti kegiatan, anak-anak dibimbing oleh dosen dan mahasiswa.
Rektor Unika Atma Jaya Prof. Yuda Taruna ikut mendampingi anak-anak SD tadi belajar di laboratorium.
”Mereka sangat antusias. Ilmu-ilmu alam yang selama ini hanya dipelajari di buku, bisa dipraktikkan langsung,” kata Yuda Taruna.