Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

BGN Usulkan Pendidikan Gizi Masuk Kurikulum Sekolah

Badan Gizi Nasional mengusulkan pendidikan gizi sebagai bagian dari kurikulum sekolah untuk mendukung kesehatan siswa.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
BGN Usulkan Pendidikan Gizi Masuk Kurikulum Sekolah
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan pendidikan gizi masuk dalam kurikulum sekolah. Usulan tersebut bertujuan agar siswa tidak hanya menerima Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga memahami pentingnya asupan gizi seimbang bagi tubuh.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, pendidikan gizi perlu menjadi bagian dari pembelajaran seperti pendidikan jasmani dan kesehatan (Penjaskes). Materi yang diajarkan mencakup pentingnya karbohidrat, sayur, buah, vitamin, mineral, hingga kebutuhan protein setiap orang.

”Diajarkan kenapa orang harus makan karbo, apa pentingnya karbohidrat, kenapa orang harus makan sayur, apa pentingnya buah, vitamin, mineral, kenapa mesti protein, satu orang tuh makan protein harus berapa, dan lain sebagainya,” ujar Sudaryono dalam pernyataannya di akun instagram @sudaru_sudaryono dikutip Senin (26/10).

Selain pendidikan gizi, BGN juga saat ini tengah menguji coba pengaturan waktu khusus untuk pelaksanaan MBG dengan konsep prasmanan. Untuk siswa sekolah dasar kelas awal yang pulang pagi, makanan dapat diberikan sebelum mereka meninggalkan sekolah. 

Sementara itu, sekolah yang kegiatan belajarnya berlangsung hingga siang diusulkan menyediakan waktu khusus sekitar satu jam untuk makan sekaligus belajar mengenai gizi.

Sudaryono menyebut, uji coba MBG dengan konsep prasmanan mendapat respons positif. Berdasarkan survei kepuasan, pelaksanaan program tersebut memperoleh nilai sekitar 4,56 dari skala 5. 

BGN juga menilai konsep ini dapat menekan sisa makanan karena siswa bisa menambah porsi apabila masih tersedia setelah pembagian sesuai takaran gizi.

”Jadi tetap orangnya dikasih porsi yang sama, karena ada takaran gizinya ada. Tapi begitu sudah ditakar semua biasanya ada spare, Pak. Nah, itu boleh nambah, Pak,” katanya.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.