JawaPos.com - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi menggandeng orang tua dan wali mahasiswa baru untuk memperkuat sinergi dalam pembentukan karakter serta pengawasan akademik.
Proses pembelajaran tidak hanya bertumpu pada lingkungan kampus, melainkan juga mendapat dukungan penuh dari keluarga.
Rektor UMJ Prof. Ma’mun Murad menyatakan, penyerahan mahasiswa ke perguruan tinggi memerlukan kerja sama dua arah.
Pendidikan berbasis nilai Islam dinilai memerlukan pendampingan berkelanjutan.
"Ketika anak berada di kampus, mereka menjadi tanggung jawab kami. Sementara itu, ketika berada di rumah, mereka menjadi tanggung jawab orang tua," ujar Ma’mun Murad.
"Kami sebagai dosen tidak dapat mendidik secara maksimal tanpa dorongan dan dukungan dari para orang tua," kata Prof. Ma’mun.
Guna mendukung pengawasan berkala, orang tua murid diperkenalkan dengan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) UMJ.
Melalui sistem digital ini, para orang tua dapat memantau perkembangan akademik anak secara mandiri dari rumah.
Fitur yang disiapkan mencakup pemantauan nilai, rekap kehadiran, jadwal perkuliahan, hingga rincian skema pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).