JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan dry ice atau es kering untuk mengurangi kepekatan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BMKG memastikan metode ini dirancang agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat di daratan.
Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto mengatakan, pelaksanaan operasi dilakukan dengan perhitungan yang cermat, termasuk dalam menentukan ukuran es kering dan ketinggian penyemaiannya.
"Tentu kita melakukan operasi ini dengan sebaik-baiknya. Karena operasi modifikasi cuaca dengan dry ice itu tujuannya kan untuk kebaikan, maka kita tidak ingin menimbulkan dampak yang tidak baik. Oleh karenanya, misalnya kita menyemai dry ice itu dalam ukuran yang kecil-kecil, ukuran pelet gitu, ya," kata Handoko dalam keterangannya dikutip, Sabtu (24/10/2026).