Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

BMKG Ungkap OMC Pakai Dry Ice-NaCl Berhasil Turunkan Hujan di Wilayah Karhutla

Kepala BMKG Teuku Faisal menjelaskan penggunaan dry ice dan NaCI untuk mengatasi karhula. Metode itu berhasil menurunkan hujan di beberapa wilayah.

Detik 2 menit baca 0 komentar
BMKG Ungkap OMC Pakai Dry Ice-NaCl Berhasil Turunkan Hujan di Wilayah Karhutla
Foto: Detik

Jakarta -

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan kombinasi operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan dry ice. Menurutnya, metode tersebut menunjukkan hasil dengan turunnya hujan di sejumlah wilayah.

"Jadi, saat ini kita harus terus memperkuat karena menjelang 2-4 minggu sebelum datangnya musim hujan, ini kebakaran cukup meningkat di beberapa lokasi," kata Faisal di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Faisal menjelaskan penggunaan dry ice bertujuan mengurangi kepekatan asap dengan memecah lapisan inversi yang membuat asap terperangkap di atmosfer pada ketinggian sekitar 6.000-7.000 kaki.

"Sehingga kami coba untuk menerapkan dry ice. Jadi, dry ice itu adalah untuk mengurangi kepekatan asap, dengan membongkar lapisan inversi yang membuat asap terperangkap di bawah ketinggian 6.000 sampai 7.000 kaki," jelas Faisal.

Setelah lapisan inversi terpecah dan asap terangkat, sinar matahari diharapkan masuk sehingga memicu penguapan dan pembentukan awan hujan. Setelah itu, BMKG melakukan penyemaian awan menggunakan NaCl untuk merangsang pertumbuhan awan hujan.

"Kemudian setelah asapnya naik, kemudian sinar matahari bisa masuk memicu penguapan dan kemudian dapat terbentuk awan hujan. Nah, setelah itu kita baru semai dengan NaCl," tambahnya.

Menurut Faisal metode itu menunjukkan hasil signifikan. Ia menyebut hujan turun di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Saya kira banyak berita bahwa terjadi hujan di Sumatera Selatan, di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dengan sangat intensif setelah dilakukannya OMC dengan menggabungkan antara dry ice dan NaCl," imbuhnya.

(rfs/eva)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.