JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespons sejumlah temuan Ombudsman RI terkait penanganan pascagempa bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). BNPB memastikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak mulai dilakukan secara bertahap agar pengungsi tidak terlalu lama tinggal di tenda.
Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, mengatakan pendataan rumah rusak telah selesai dilakukan. Saat ini, proses verifikasi dan validasi oleh Inspektorat BNPB masih berlangsung.
Meski demikian, pembangunan huntara telah berjalan secara paralel berdasarkan surat keputusan pemerintah daerah yang memuat daftar penerima bantuan by name by address.