JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mempertanyakan rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Dia mengaku heran karena upaya transformasi pasar modal Indonesia sebelumnya disebut mendapat respons positif dari penyedia indeks global tersebut.
Rencana penurunan klasifikasi itu masih dalam tahap konsultasi hingga akhir April 2027. MSCI dijadwalkan menyampaikan keputusan pada Juni 2027.
Jeffrey mengatakan, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga terkait selama ini terus mengomunikasikan perkembangan reformasi pasar modal kepada MSCI, FTSE, serta pelaku pasar, termasuk investor global.