DHAHRAN, iNews.id - Pemulihan stok minyak dunia dapat membutuhkan waktu hingga dua tahun akibat gangguan pasokan yang berlangsung selama perang Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kondisi ini diperkirakan masih dapat memperketat pasokan global jika konflik terus berlanjut.
Dilansir dari Reuters, CEO Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan, tekanan terhadap pasar minyak akan semakin besar hingga Selat Hormuz kembali sepenuhnya terbuka dan kepercayaan terhadap pasar energi pulih.
Menurutnya, pengisian kembali stok minyak dunia sambil memenuhi kebutuhan global dapat memerlukan waktu hingga dua tahun, meski kondisi kembali normal.