JAKARTA, iNews.id – Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) mematangkan persiapan survei lapangan untuk memetakan kondisi eksisting empat ruas rencana pembangunan jalan akses perbatasan negara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Total ruas panjang jalan yang akan digarap mencapai 994,89 kilometer.
Langkah ini merupakan tindak lanjut kunjungan Kepala BNPPDT ke kawasan perbatasan Kaltara untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur dan menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kondisi di lapangan.
Persiapan survei tersebut dibahas oleh Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Edi Nurhabad bersama perwakilan kementerian dan lembaga (K/L) terkait di Kantor Sekretariat Tetap BNPPDT, Jakarta, Rabu (28/10/2026).