TEL AVIV, iNews.id - Seorang profesor matematika Israel didakwa merencanakan serangan terhadap ratusan warga Arab yang tinggal di Israel. Tak hanya ingin membunuh, profesor yang mengajar di Universitas Bar-Ilan itu juga disebut berupaya mengusir orang-orang Arab-Israel ke Yordania, Lebanon, maupun Gaza.
Warga Arab-Israel mencakup sekitar 21 persen dari total populasi Israel yang berjumlah lebih dari 10 juta jiwa.
Jaksa penuntut Israel menuduh profesor berusia 60-an tersebut menyusun rencana serangan secara lengkap dan detail selama hampir 3 tahun. Rencana itu diberi nama "Ayit", kata dalam bahasa Ibrani yang berarti "Elang", sekaligus akronim yang merujuk pada gagasan pengiriman atau pengusiran warga Palestina.