Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Cak Imin Beri Hormat ke Kapolri Ungkap dan Tangkap Jenderal Penyadap Prabowo

Ketum PKB Cak Imin apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi atas pengungkapan kasus penyadapan terhadap Prabowo. Tim khusus dibentuk untuk penyelidikan lebih lanjut.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Cak Imin Beri Hormat ke Kapolri Ungkap dan Tangkap Jenderal Penyadap Prabowo
Foto: Detik

Jakarta -

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyampaikan hormat kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang telah mengungkap kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan jajaran. Cak Imin mengapresiasi langkah Jenderal Suyudi yang langsung menangkap para pelaku.

"Salut untuk Kapolri, hormat untuk Kapolri. Kerjanya luar biasa. Kapolri menyelamatkan marwah pemimpin kita," ungkap Cak Imin kepada wartawan di Kantor DPP PKB, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).

Cak Imin menilai Jenderal Suyudi memberikan kontribusi nyata dalam mengungkap perkara ini. Menurutnya, Jenderal Suyudi telah ikut menjaga kehidupan politik menjadi lebih sehat.

"Kapolri telah memberikan kontribusi nyata penataan, penataan semua kehidupan politik kita supaya lebih sehat. Hormat untuk Kapolri," kata Cak Imin.

"Ya saya tentu sangat memberikan apresiasi kepada kapolri ya yang bertindak cepat, tegas, efektif, melindungi kepala negara. Termasuk melindungi semua yang disadap. Ini kita terima kasih. Ini prestasi yang luar biasa, ini perbaikan cara kerja polri untuk bekerja secara profesional, bekerja bersama rakyat, melindungi pemimpin-pemimpinnya, khususnya presiden," imbuhnya.


Tersangka penyadapan terhadap Prabowo kini bertambah menjadi 4 orang. Mereka yakni Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP), Irjen Ahrie Sonta (AHN), Irjen Eko Hadi Santoso (EH) dan terbaru Irjen Slamet Uliandi.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto membentuk tim khusus untuk mengusut penyadapan ilegal terhadap Prabowo. Pembentukan tim ini sebagai langkah proaktif dan bentuk kersiusan mengusut kasus tersebut. Tim khusus itu akan dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen Asep Safrudin.

"Sebagai bentuk respons proaktif dan keseriusan institusi, maka pimpinan Polri, dalam hal ini Kapolri, telah membentuk tim secara khusus dalam merespons informasi dan isu-isu tersebut," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Trunoyudo mengatakan tim khusus tersebut nantinya akan melakukan pendalaman secara khusus atas kasus penyadapan ilegal. Tim tersebut akan dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri.

"Untuk melakukan pendalaman yang langsung dipimpin oleh Bapak Kabareskrim," tutur dia.

(kuf/dek)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.