Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Cekcok Perkara Renovasi Rumah Berujung Eks Kopassus Dibacok

Duel antara dua mantan anggota Kopassus di Cakung Timur berujung pembacokan dan keduanya dirawat di rumah sakit. Konflik dipicu renovasi rumah.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Cekcok Perkara Renovasi Rumah Berujung Eks Kopassus Dibacok
Foto: Detik

Jakarta -

Adu mulut hingga duel berujung keduanya masuk rumah sakit. Cekcok yang melibatkan dua pria di Cakung Timur, Jakarta Timur (Jaktim), itu bermula perkara renovasi rumah.

Kedua pria itu ialah mantan anggota Kopassus, Muhammad Fahrul, dan tetangganya, Jef Budiharto.

Keduanya tinggal di perumahan wilayah Cakung Timur. Fahrul menjadi korban pembacokan dengan luka di bagian kepala.

"Korban Muhammad Fahrul, laki-laki. Mantan anggota Kopassus," kata Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra kepada wartawan, Jumat (23/10).

Saat ini korban masih dirawat di rumah sakit. Jef yang merupakan pelaku pembacokan juga masuk rumah sakit lantaran perlawanan balik dari Fahrul.

Kronologi

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (21/10) pukul 14.00 WIB. Saat itu, istri pelaku menegur tukang bangunan yang sedang merenovasi rumah korban. Dia meminta mereka menghentikan pekerjaannya karena terganggu.

"(Pemicunya soal) renovasi rumah. Mungkin tetangga ini terganggu," kata Kompol Andre.

Namun, korban meminta proses renovasi rumahnya dilanjutkan. Kemudian pelaku datang dan terlibat adu mulut dengan korban.

"Korban menyuruh mandor tukang untuk melanjutkan pekerjaannya, tiba-tiba pelaku datang sehingga terjadi cekcok mulut dengan korban," ujarnya.

Korban Banting Pelaku Usai Dibacok

Cekcok itu tak terbendung hingga berujung pembacokan terhadap korban. Korban pun melakukan perlawanan dengan membanting pelaku.

"Korban menantangi sehingga pelaku membacok korban, namun tidak kena dan kedua kalinya mengenai kepala korban bagian kanan. Korban tidak terima, kemudian membanting pelaku ke lantai," jelasnya.

Pelaku Masuk RS

Pelaku atau Jef kini dirawat di rumah sakit usai dibanting korban.

"Pelaku masih belum bisa kita ambil keterangannya karena masih dalam perawatan di RS," kata Kompol Andre.

Saat ini status pelaku masih sebagai saksi usai terlibat pembacokan. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman.

"Sementara masih berstatus saksi. Masih dalam perawatan di rumah sakit," ujarnya.

(fca/rfs)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.