Jakarta -
Danantara Indonesia terus berupaya mendorong investasi dengan menghubungkan kebutuhan industri strategis dengan teknologi masa depan dan ekosistem inovasi global. Salah satu realisasinya adalah melalui penyelenggaraan Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026.
Menariknya, forum yang bakal berlangsung di Fairmont Jakarta pada 26-28 Oktober 2026 ini bakal dihadiri sejumlah tokoh dan lembaga dunia ini juga terbuka untuk umum. Masyarakat yang mengikuti acara tersebut bisa menyaksikan langsung inovasi teknologi yang sedang berkembang di dunia.
Keseruan acara tersebut tidak hanya sebatas itu. Forum bergengsi ini juga bakal dihadiri oleh para peraih Nobel, CEO kelas dunia, hingga investor sovereign, di antaranya peraih Nobel Ekonomi Prof. Peter Howitt dan Prof. Thomas J. Sargent, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Kepala BRIN Arif Satria, serta pimpinan perusahaan teknologi global seperti Google, Microsoft, Airbus, IBM, dan AWS. Ada juga pimpinan BUMN dan swasta nasional seperti Telkom, Pertamina, GoTo, dan KADIN Indonesia. Mereka akan diajak bersama-sama mendorong gagasan dan penerapan industri serta investasi di Indonesia.
"Indonesia tengah memasuki fase penting dalam transformasi teknologi dan industri, di tengah persaingan global untuk menarik modal dan teknologi yang kian ketat. Bagi Danantara Indonesia, investasi harus mendorong bukan hanya kemajuan teknologi, tetapi juga adopsi dan industrialisasi inovasi dalam skala besar," kata Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026 Sigit Puji Santosa dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).
"Dengan mengubah terobosan menjadi kapasitas nyata, kita dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan membuka sumber-sumber nilai baru. DTIIF akan menghubungkan keahlian ilmiah dan teknologi dengan modal jangka panjang serta eksekusi, sehingga teknologi mutakhir dapat menjadi kekuatan industri yang berkelanjutan dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," sambungnya.
Peserta DTIIF 2026 juga akan diajak mendapatkan akses langsung ke sejumlah proyek prioritas dan bertemu dengan para pengambil keputusan di ekosistem Danantara.
Dalam konferensi pers di Wisma Danantara Indonesia, Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Indonesia, Ricardo Irwan Rei, menegaskan bahwa DTIIF dirancang untuk menghasilkan kolaborasi yang konkret.
"Kami tidak ingin forum ini berhenti pada acara tiga hari. Setiap kemitraan yang disepakati harus dilengkapi rencana aksi yang jelas, termasuk langkah yang akan dijalankan oleh masing-masing pihak, sehingga forum ini memberikan kontribusi nyata bagi percepatan industrialisasi Indonesia," ujar Irwan.
Daftar dan amankan kursimu sekarang untuk ikut bedah teknologi bersama para ahli dan pemimpin industri di DTIIF 2026 melalui link https://dtiifapp.danantaraindonesia.com/participant/register. Setelah pendaftaran dilakukan, penyelenggara akan meninjau calon peserta terlebih dahulu. Mereka yang lolos peninjauan dapat mengikuti forum tersebut.
(akn/ega)