Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Gloria Emanuelle Widjaja, punya cara tersendiri untuk menjaga kekompakan bersama pasangannya di lapangan, Terry Hee Yong Kai. Maklum, keduanya membela negara yang berbeda—Glo dari Indonesia, sementara Terry berasal dari Singapura.
Perbedaan negara membuat keduanya harus menjalani program latihan rutin secara terpisah. Glo berlatih di Indonesia, sedangkan Terry mengasah kemampuan di Singapura. Mereka baru intens berlatih bersama ketika kejuaraan sudah di depan mata.
Pola ini kembali mereka terapkan saat berlaga di Polytron Kudus Super 100 Indonesia Masters 2026. Glo mengungkapkan bahwa persiapan intensif mereka menjelang turnamen ini hanya memakan waktu dua hari.
"Kami latihan intens cuma dua hari. Ya, maksudnya dua hari itu pun kami maksimalkan banget untuk full court di lapangan. Jadi, chemistry-nya kita balikin lagi. Selebihnya ya yang lupa-lupa diingetin lagi, enggak terlalu susah banget sih," ujar Glo saat ditemui pada Jumat (23/10).
Untuk ajang yang berlangsung di Kudus ini, Glo menyempatkan diri terbang ke Singapura demi mematangkan persiapan bersama. Di lain kesempatan, Terry yang bergantian menyambangi Indonesia untuk berlatih.
"Kemarin sih aku yang ke Singapura untuk prepare latihan di sana. Walaupun dapat cuma beberapa hari, tetapi setidaknya kami ada niat untuk balikin performa," tambah eks pemain pelatnas tersebut.
Sikap optimistis juga disampaikan oleh Terry. Menurut atlet asal Singapura ini, sesi latihan singkat bersama Glo jauh lebih berharga dibandingkan tidak melakukan persiapan gabungan sama sekali.
"Better than nothing. Dan pastinya saling percaya," ungkap Terry.
Ia menjelaskan bahwa keduanya tetap menjaga kondisi fisik dan teknik melalui latihan mandiri di negara masing-masing. Ketika akhirnya berkumpul, fokus utama mereka hanyalah menyelaraskan rotasi dan chemistry di lapangan.
"Latihan bersama sekali lah agar chemistry-nya terbentuk," imbuhnya.
Siasat ini terbukti ampuh. Memasuki babak perempat final, pasangan beda negara ini sukses menumbangkan wakil Korea Selatan, Ki Dong-ju/Jeong Na-eun. Melalui pertarungan ketat tiga gim, Gloria/Terry mengunci kemenangan dengan skor akhir 21-16, 19-21, dan 22-20.
Turnamen Polytron Kudus Super 100 Indonesia Masters sendiri digelar pada 20–25 Oktober 2026 di GOR Djarum Arena Kaliputu, Kudus. Kejuaraan ini diikuti pebulu tangkis dari 16 negara yang memperebutkan total hadiah sebesar USD 120.000 di lima nomor pertandingan: tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.