Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Cerita Ira, Orangutan yang Nekad Menembus Asap Demi Memenuhi Hajat Hidup

Ira, orangutan betina berusia 20 tahun, ditemukan di lahan bekas karhutla di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dan berhasil diselamatkan.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Cerita Ira, Orangutan yang Nekad Menembus Asap Demi Memenuhi Hajat Hidup
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com – Urusan pemenuhan perut memang menjadi motivasi pendorong terbesar untuk melakukan apa pun. Langkah-langkah nekad pun bisa dilakukan jika perut sudah keroncongan. Bahkan menerobos kawasan yang dikepung asap pekat demi terisinya perut pun terlihat perkara sepele.

Motif memenuhi kebutuhan perut itu yang diduga jadi alasan Ira, seekor orangutan betina berusia sekitar 20 tahun, menembus asap pekat dan memasuki perkebunan warga. Sayangnya, Ira justru lemas dan hampir kehabisan nafas ketika ditemukan di lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 9, Gang Sahabat, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Timur pada Rabu (14/10).

Dikutip dari Kalteng Pos (Jawa Pos Grup), Ira diduga tengah mencari makan setelah habitatnya terdampak kebakaran. Keberadaan Ira pertama kali diketahui warga yang sedang memeriksa kebun sekitar pukul 08.00 WIB. Saat memasuki kawasan hutan yang telah terbakar, warga melihat orangutan tersebut berada di tanah sebelum memanjat pohon ketika didekati.

Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Sabinus Jelhemat. Mengetahui orangutan merupakan satwa yang dilindungi undang-undang, ia berinisiatif mencari bantuan agar satwa tersebut segera mendapat penanganan dari petugas berwenang.

“Awalnya memeriksa kebun sekitar jam 08.00 WIB. Teman saya ini melihat orangutan di tanah. Waktu didekati dia (orangutan) naik ke pohon,” ujar Sabinus seperti dikutip dari Kalteng Pos (Jawa Pos Grup), Kamis (15/10).

Sabinus kemudian meminta bantuan mantan camat, Admadi Sastra, untuk menghubungi pihak yang dapat menangani temuan tersebut. Laporan itu akhirnya diteruskan kepada petugas terkait.

Menurut Sabinus, warga sebenarnya sudah beberapa kali menemukan bekas makanan orangutan di sekitar kebun. Namun, mereka belum pernah melihat satwa itu secara langsung sebelum penemuan Ira.

Di kawasan tersebut, warga menanam nanas dan kelapa yang berpotensi menjadi sumber makanan bagi orangutan. Sabinus menduga, kebakaran membuat satwa itu kesulitan mencari makan sehingga berpindah ke area perkebunan warga.

“Lokasinya memang bekas terbakar. Kami menduga orangutan kesulitan mencari makanan, lalu berpindah ke mana-mana. Kebetulan di kebun ada tanaman kelapa yang dicabut beberapa pohon,” tuturnya.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.