Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto melantik total sembilan pejabat negara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (15/10) sore.
Dari sembilan pejabat tersebut, enam di antaranya merupakan jenderal militer.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Presiden Prabowo Subianto melantik sembilan pejabat negara, termasuk enam jenderal TNI, dalam reshuffle kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan.
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto melantik total sembilan pejabat negara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (15/10) sore.
Dari sembilan pejabat tersebut, enam di antaranya merupakan jenderal militer.
Pertama ada Jenderal Maruli Simanjuntak yang digeser dari kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) menjadi wakil panglima TNI.
Kemudian Jenderal Tandyo Budi Revita yang sebelumnya menduduki kursi wakil panglima TNI ditunjuk sebagai KSAD.
Selain itu ada Marsekal Yusuf Jauhari yang sebelumnya menjabat kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan RI dilantik jadi wakil menteri pertahanan bidan logistik industri pertahanan dan teknologi.
Lalu Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon yang juga diangkat sebagai wakil menteri pertahanan bidang strategi doktrin dan pembangunan kekuatan. Jenderal Richard sebelumnya jabat Kepala Staf Umum TNI.
Sementara itu mantan Pangdam XXI/Radin Inten, Letjen Kristomei Sianturi ditunjuk sebagai kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Letjen Suharyanto.
Terakhir Mayjen Sriyanto yang sebelumnya menjabat Kapoksahli Pangdam XXI/Radin Inten ditunjuk sebagai wakil kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Sementara itu, tiga pejabat lain yang juga dilantik Prabowo adalah Satyawan Pudyatmoko menjadi kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), Rektor IPB Alim Setiawan menjadi wakil menteri pertanian, dan advokat Maulana Bungaran menjadi wakil menteri imigrasi dan pemasyarakatan (Imipas).
Pelantikan ini menjadi perombakan (reshuffle) kabinet Merah Putih Prabowo selama dua tahun terakhir. Perombakan ketujuh dilaksanakan pada 1 Oktober 2026 silam.
Berikut 6 jenderal TNI yang dilantik menjadi pejabat negara:
1. Jenderal Maruli Simanjuntak yang dilantik menjadi Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
2. Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
3. Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Logistik Industri Pertahanan dan Teknologi.
4. Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Strategi Doktrin dan Pembangunan Kekuatan.
5. Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB.
6. Mayjen Sriyanto sebagai Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional.
(knf/fra)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.