JAKARTA, iNews.id - CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DanantaraRosan Roeslani mengungkap kondisi keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai masih belum optimal. Dari total 1.074 perusahaan pelat merah, hanya 15 korporasi yang memberikan dividen dengan payout ratio mencapai 97 persen dari laba bersih.
Rosan mengatakan, sebagian besar BUMN masih mengalami kerugian. Dia menyebut, sebanyak 52 persen perusahaan BUMN berada dalam kondisi rugi.
"Awal perusahaan 1.074, yang memberikan dividen 97 persen itu hanya dari 15 perusahaan. Nah, yang lainnya mungkin rugi. Sebagian besar itu 52 persen rugi," kata Rosan saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10/2026).