Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Dari Data LHKPN Harta Sestama BNPB Rustian Naik Rp 1,14 M dalam Setahun, Berikut Rincian Asetnya

Kekayaan Rustian, Sestama BNPB, melonjak tajam setelah ditangkap KPK dalam OTT, total harta mencapai Rp 3,55 miliar.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Dari Data LHKPN Harta Sestama BNPB Rustian Naik Rp 1,14 M dalam Setahun, Berikut Rincian Asetnya
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Harta kekayaan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian tercatat naik hingga Rp 1,14 miliar dalam kurun waktu satu tahun berdasarkan LHKPN.

Rustian merupakan salah satu dari 14 orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Jabodetabek pada Selasa (13/10).

"Telah terjadi peristiwa tertangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi, di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Jogjakarta, Selasa (13/10) malam.

Lonjakan Harta Kekayaan Rustian di LHKPN

Di tengah proses hukum yang berjalan, profil kekayaan Rustian turut menjadi sorotan publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK, nilai aset Sestama BNPB tersebut mengalami peningkatan signifikan.

Pada laporan periodik 2024 (disampaikan 5 Maret 2025), total harta kekayaan Rustian tercatat sebesar Rp 2.414.435.728 tanpa memiliki utang. Namun, pada laporan periodik 2025 (disampaikan 20 Maret 2026), total kekayaannya naik menjadi Rp 3.555.584.422.

Terjadi lonjakan sebesar Rp 1.141.148.694 (sekitar Rp1,14 miliar) hanya dalam rentang waktu satu tahun.

Rincian Aset Tanah hingga Kendaraan

Peningkatan terbesar harta kekayaan Rustian bersumber dari penambahan aset tanah dan bangunan. Nilai total aset propertinya naik dari Rp 929,71 juta menjadi Rp 1,72 miliar. Peningkatan ini didorong oleh kepemilikan aset baru berupa tanah dan bangunan seluas 161 m²/45 m² di Kabupaten/Kota Bogor senilai Rp 800.000.000.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.