Jakarta -
Aksi demo kaum muda yang diorganisir kelompok GenZ Reglt! atau Gen Z yang memegang kendali di Jerman berujung rusuh. Para perusuh yang mengenakan topeng menjarah sejumlah toko di Frankfurt.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Demo Gen Z di Jerman berujung rusuh. Perusuh bertopeng menjarah sejumlah toko di Frankfurt. Polisi lalu menggunakan meriam air untuk mengatasi kerusuhan.
Jakarta -
Aksi demo kaum muda yang diorganisir kelompok GenZ Reglt! atau Gen Z yang memegang kendali di Jerman berujung rusuh. Para perusuh yang mengenakan topeng menjarah sejumlah toko di Frankfurt.
Dilansir AFP, Minggu (1/11/2026), demonstrasi yang terinspirasi oleh gerakan serupa di Prancis dan Italia itu mendesak elite politik agar memperhatikan aspirasi generasi muda. Sebagian besar demo tersebut berlangsung damai sepanjang hari.
Namun, ketegangan memuncak pada malam hari ketika sejumlah kelompok pemuda menolak membubarkan diri. Kekerasan pun pecah di kota-kota besar, termasuk Berlin, Cologne, dan Hamburg.
Polisi bahkan mengerahkan meriam air untuk menghadapi kelompok pemuda yang melemparkan bom molotov.
Polisi menahan seorang pengunjuk rasa setelah demonstrasi yang diselenggarakan oleh "GenZ regelt!" (Photo by RALF HIRSCHBERGER / AFP) Foto: AFP/RALF HIRSCHBERGER |
Situasi paling parah terjadi di pusat keuangan Frankfurt. Polisi menghadapi para pengunjuk rasa yang melemparkan batu, kembang api, dan bom bensin, lalu merespons dengan menggunakan meriam air serta semprotan merica.
Dalam sebuah pernyataan, kepolisian menyebut "kerusuhan kekerasan" sedang terjadi. "Jendela di beberapa toko telah dipecahkan. Bom molotov juga dilemparkan ke arah petugas tanggap darurat."
Perusuh bertopeng juga menjarah sejumlah toko, salah satunya toko senjata. Jendela toko tersebut hancur usai dijarah.
Polisi menyatakan telah menangkap satu tersangka dan menyita dua pucuk senjata. Selain itu, sebuah toko sepatu dan toko parfum juga menjadi sasaran penjarahan menurut harian Bild.
Sebagian besar jalan perbelanjaan utama di Frankfurt ditutup saat pihak berwenang berupaya meredam kerusuhan. AFP melaporkan kendaraan polisi dan pasukan antihuru-hara menghalangi siapa pun untuk masuk ke area tersebut.
Sebuah helikopter polisi tampak terbang di atas lokasi, sementara suara ledakan sesekali terdengar di jalanan.
Setidaknya satu petugas kepolisian terluka di lokasi tersebut dan kini tengah mendapatkan perawatan medis.
(yld/idn)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.