PARIS, iNews.id -Demonstrasi besar-besaran yang melanda Prancis diwarnai bentrokan hingga penjarahan toko-toko barang mewah. Mengantisipasi aksi susulan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/10/2026), pemerintah Prancis akan mengerahkan personel militer untuk membantu kepolisian mengamankan situasi.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan, pengerahan tentara diperlukan karena jumlah polisi dan gendarme terbatas untuk menangani demonstrasi yang meluas ke berbagai wilayah negara tersebut.
Pemerintah akan memanfaatkan personel dari operasi militer Sentinelle untuk mengambil alih sejumlah tugas penjagaan fasilitas. Dengan begitu, polisi dapat lebih fokus menangani demonstrasi dan menjaga ketertiban umum.