JawaPos.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menekankan bahwa kebijakan fiskal pusat dan daerah harus adil. Sebab, dengan cara itu pembangunan nasional terasa manfaatnya untuk seluruh masyarakat, termasuk di desa-desa.
Almuzzammil menegaskan hal itu saat menyampaikan pidato politik dalam pembukaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Anggota Legislatif dan Kepala Daerah PKS se-Indonesia di Jakarta. Dia mengingatkan kembali, Indonesia bukan cuma tentang Jakarta.
Karena itu, keadilan fiskal menjadi persoalan penting. Utamanya terkait dengan pelaksanaan tugas gubernur, bupati, dan wali kota. Selain itu, keadilan fiskal sekaligus menentukan keberlanjutan pembangunan sekitar 80 ribu desa dan kesejahteraan masyarakat akar rumput.
”Kebijakan fiskal pusat dan daerah harus dirancang secara berkeadilan. Daerah tidak boleh menjadi halaman belakang pembangunan nasional. Setiap daerah harus menjadi bagian dari masa depan Indonesia,” kata Almuzzammil dalam keterangan resmi pada Selasa (20/10).
Almuzzammil setuju kebijakan transfer ke daerah perlu disusun secara transparan dan terukur dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat. Perumusan kebijakan tersebut, kata dia, juga harus memperhatikan kondisi geografis, tingkat kemiskinan, serta risiko bencana yang dihadapi setiap daerah.
PKS memastikan bakal terus mengawal pemerataan dan pembangunan. Menurut Almuzzammil, itu tidak cukup hanya dengan menetapkan alokasi anggaran. Harus ada kepastian distribusi sumber daya fiskal sesuai dengan kebutuhan dan tantangan masing-masing wilayah.
Politisi yang kerap dipanggil AMY itu pun menegaskan, upaya mewujudkan keadilan fiskal tidak dilakukan untuk mempertentangkan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Sebaliknya, hubungan pusat dan daerah perlu dibangun lewat kemitraan yang adil, saling memperkuat, dan berorientasi kesejahteraan rakyat.
”Kita tidak sedang membangun pertentangan antara pusat dan daerah. Kita ingin membangun kemitraan fiskal yang adil, saling memperkuat, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” tegasnya.