Jakarta -
Ditjen Imigrasi melakukan pengawasan terhadap WNA di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Dari hasil sidak itu, Imigrasi menemukan ada 88 WNA dalam kategori pengungsi (Sur Place Refugee) STP, 45 diantaranya dibawa untuk diperiksa.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Ditjen Imigrasi melakukan sidak di Apartemen Kalibata City, menemukan 88 WNA pengungsi. Sebanyak 45 WNA dibawa untuk pemeriksaan lanjutan terkait keimigrasian.
Jakarta -
Ditjen Imigrasi melakukan pengawasan terhadap WNA di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Dari hasil sidak itu, Imigrasi menemukan ada 88 WNA dalam kategori pengungsi (Sur Place Refugee) STP, 45 diantaranya dibawa untuk diperiksa.
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko hadir langsung memantau operasi tersebut. Berdasarkan video yang diunggah Ditjen Imigrasi di akun Instagramnya @ditjen_imigrasi, sejumlah WNA diminta menunjukkan paspor saat petugas memeriksa dan menanyai WNA.
Hendarsam mengatakan sidak itu dilakukan karena adanya laporan warga yang merasa terganggu dengan ulah WNA. Salah seorang warga ada yang melaporkan ke Hendarsam sempat dikuntit WNA.
"Orang yang masuk secara ilegal sangat meresahkan, bahkan melakukan cat calling, ada yang membuntuti bahkan melakukan sentuhan fisik, kita tidak tahu, jangan-jangan ada terjadi juga pidana yang sudah dilakukan di sini yang harus kita dalami," kata Hendarsam, Kamis (22/10/2026).
Berdasarkan pendataan awal, tercatat 88 WNA dengan kategori STP, terdiri atas 87 pemegang kartu UNHCR dan 1 orang dengan surat keterangan kehilangan.
Dirjen Imigrasi Sidak Apartemen Kalibata City (Foto: screenshot Instagram ditjen_imigrasi) |
Dari jumlah itu, sebanyak 45 WNA dibawa ke Ditjen Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk verifikasi identitas, dokumen keimigrasian, dan kesesuaian aktivitas dengan izin tinggal yang dimiliki.
Imigrasi menegaskan akan melakukan pengawasan untuk memastikan kepatuhan WNA terhadap peraturan keimigrasian.
Dirjen Imigrasi Sidak Apartemen Kalibata City (Foto: screenshot Instagram ditjen_imigrasi) |
(yld/imk)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.