JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Istana, Jakarta, pada Kamis (1/10). Pada jabatan ini, Dudung menggantikan pendahulunya, Djamari Chaniago.
Dudung Abdurachman adalah alumnus Akademi Militer (Akmil) 1998. Dia menghabiskan karirnya sebagai prajurit TNI AD dengan pangkat terakhir jenderal bintang empat TNI dengan jabatan kepala staf angkatan darat (KSAD).
Di Kabinet Merah Putih, Dudung bukanlah orang baru. Dia sebelumnya merupakan Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Posisi itu ditinggalkan dan kini dijabat oleh Listyo Sigit Prabowo yang baru saja dicopot dari kapolri.
Sebelum bertugas sebagai KSAD, Dudung pernah menjabat sebagai panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), panglima Kodam Jaya/Jayakarta, Gubernur Akmil, komandan kodim, komandan yonif, hingga komandan peleton.
Saat menjadi Pangdam Jaya, Dudung menurunkan baliho-baliho yang dipasang oleh Front Pembela Islam (FPI), ormas yang saaat ini sudah dibubarkan. Â
Tidak sampai satu tahun bertugas sebagai Pangdam Jaya, Dudung mendapat promosi jabatan dan kenaikan pangkat. Dia menjadi panglima Kostrad ke-42. Menggantikan Letjen TNI Eko Margiyono. Pada 17 November 2021, Presiden Jokowi menunjuk Dudung menjadi KSAD. Dia bertugas selama satu tahun lebih 342 hari.
Setelah pensiun dari dinas kemiliteran, Dudung mendapat kepercayaan sebagai penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional. Kemudian masuk dalam kabinet di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai kepala staf kepresidenan hingga menko polkam.