JAKARTA, iNews.id - Kasus meninggalnya seorang peneliti di laboratorium pes di Siberia, Rusia, memicu perhatian terhadap kemungkinan penyebaran penyakit tersebut ke negara lain, termasuk Indonesia.
Namun, Epidemiolog Griffith University Australia dr Dicky Budiman menilai risiko pes dari Rusia masuk dan menyebar di Indonesia sangat kecil. Apa alasannya?
Menurut dr Dicky, karakteristik penularan penyakit pes membuat kemungkinan penyebarannya ke Indonesia tergolong rendah. Penularan, kata dia, membutuhkan kontak yang dekat.