JAKARTA, iNews.id - Teknologi pelumas sepeda motor terus berkembang menyesuaikan kebutuhan mesin, termasuk pada kendaraan bermesin 2-Tak yang masih digunakan komunitas motor klasik, motocross, dan enduro. Pengembangan pelumas tidak hanya berfokus pada perlindungan komponen, tetapi juga mencakup pengendalian endapan, gesekan, dan asap hasil pembakaran.
Meski motor 4-Tak mendominasi pasar kendaraan roda dua saat ini, mesin 2-Tak masih digunakan untuk sejumlah kebutuhan, terutama pada aktivitas olahraga otomotif. Karakteristik kedua jenis mesin tersebut membuat pelumasnya membutuhkan formulasi berbeda.
Pada mesin 2-Tak, oli umumnya ikut terbakar bersama campuran bahan bakar di ruang bakar. Sebab itu, pelumas harus mampu melindungi komponen mesin dari gesekan dan keausan, sekaligus membantu mengendalikan pembentukan kerak serta endapan karbon. Formulasi yang tepat juga dapat membantu mengurangi asap berlebih dari proses pembakaran.