Jakarta -
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memastikan bonus atlet peraih medali di ajang Asian Games dan Para Games 2026 naik dari tahun sebelumnya. Namun, Erick belum menyebut angka pasti kenaikan.
"Nanti kalau sudah disebutin Bapak Presiden. Terakhir keputusannya kan di atas. Mudah-mudahan naik dong," kata Erick di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Erick bersyukur dengan kenaikan bonus yang diberikan ke para atlet untuk tabungan masa depan. Erick berharap jangan sampai ada persepsi atlet tak punya masa depan.
"Ya, alhamdulillah naik biar atlet sejahtera, jangan persepsi atlet selalu kesannya tidak punya masa depan," ujarnya.
Erick menegaskan pandangan Presiden Prabowo Subianto bahwa atlet memiliki karir luar biasa bukan hanya mengharumkan nama keluarga, tapi juga menjadi kebanggan bagi bangsa.
"Bapak Presiden membuktikan bahwa atlet adalah karir yang luar biasa yang tidak hanya membawa nama besar bangsa, tapi juga kebanggaan keluarga dan nama pribadi," kata Erick.
"Tabungannya banyak, dapat beasiswa, apalagi ke depan punya dana pensiun, jadi luar biasa," lanjutnya.
Erick pun bersyukur capaian Asian Games 2026 ini melebihi target yang ditetapkan. Begitu juga dengan target di Asian Para Games.
"Semua di atas target, ya. Alhamdulillah medali emas Asian Games mendapatkan 5, untuk Para Games mendapatkan 15. Semua di atas target, alhamdulillah," ujarnya.
Diketahui, tim Indonesia mengakhiri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan 39 medali, terdiri dari 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Jumlah medali itu melampaui target yang ditetapkan sebelumnya, yakni empat medali emas. Capaian tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke-16 klasemen akhir.
Sementara, Asian Para Games 2026 mengumpulkan total 73 medali dan menempati peringkat kedelapan ranking perolehan medali. Dengan jumlah tersebut Indonesia mengoleksi 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu.
Asian Games terakhir digelar pada 2023. Saat itu, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memberikan bonus dengan rincian, emas nomor perorangan mendapatkan Rp 1.575.000.000, perak mendapatkan Rp 525.000.000, lalu perunggu mendapatkan Rp 262.500.000.
Tidak hanya kepada atlet, pelatih dan asisten pelatih juga digancar bonus oleh pemerintah. Jumlahnya untuk pelatih yang atletnya meraih medali emas perorangan/ganda sebesar Rp 472.500.000, kemudian perak Rp 157.500.000, sementara perunggu sebesar Rp 78.750.000.
(eva/rfs)