ISTANBUL, iNews.id - Eropa dihebohkan dengan serangkaian ancaman bom terhadap pesawat-peaawat komersial di beberapa negara. Kejadian ini sebenarnya telah berlangsung 4 hari terakhir, namun paling banyak terjadi pada Kamis (5/11/2026).
Setidaknya 22 penerbangan menjadi sasaran ancaman bom selama empat hari, memicu pendaratan darurat, pengalihan rute, pengawalan militer, hingga penyisiran di bandara-bandara beberapa negara.
Insiden-insiden yang dilaporkan antara 2 hingga 5 November berdampak pada penerbangan yang dioperasikan sejumlah maskapai, seperti Ryanair, Wizz Air, LOT Polish Airlines, SAS, Finnair, Jettime, Aer Lingus, dan Aegean Airlines.
Pesawat Wizz Air rute London menuju Sofia, Bulgaria, dialihkan ke Budapest, Hongaria, menyusul ancaman bom. Pesawat tersebut disisir, namun tidak ditemukan bahan peledak, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Bulgaria.