Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Fakta Baru Mutilasi Madiun, Pelaku Beli Mesin Pencacah dan Buat Tungku Pembakaran

Polda Jatim membongkar persembunyian Dwi Bagus Martono, pelaku utama pembunuhan dan mutilasi keji terhadap istri siri dan anak balitanya di Kota Madiun.

iNews 2 menit baca 0 komentar
Fakta Baru Mutilasi Madiun, Pelaku Beli Mesin Pencacah dan Buat Tungku Pembakaran
Foto: iNews

SURABAYA, iNews.id – Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur berhasil membongkar tempat persembunyian Dwi Bagus Martono, pelaku utama pembunuhan dan mutilasi keji terhadap istri siri dan anak balitanya di Kota Madiun. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di wilayah Jombang, Jawa Timur.

Dalam rekaman video detik-detik penangkapan, tampak petugas bergerak cepat meringkus tersangka. Mengenakan topi dan baju gelap, pelaku yang tidak berkutik langsung digelandang petugas masuk ke dalam mobil untuk dibawa menuju Mapolda Jatim guna pemeriksaan intensif.

Selain menangkap tersangka, petugas mendapati fakta mencengangkan di kediaman tersangka. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penelusuran video dokumentasi ponsel, terungkap bahwa tungku pembakaran serta mesin pencacah daging (chopper) di rumah pelaku merupakan bangunan dan barang yang sengaja dibeli serta baru dibangun.

Dalam rekaman video terpisah, pelaku sempat terekam kamera tengah merokok sambil berjalan santai mengitari mesin pencacah daging yang diletakkan di area halaman belakang rumah. 

Polisi menemukan mesin pencacah yang dibeli tersangka usai membunuh dan memutilasi istri dan anak di Madiun. (Foto: inews TV)Polisi menemukan mesin pencacah yang dibeli tersangka usai membunuh dan memutilasi istri dan anak di Madiun. (Foto: inews TV)

Tepat di sebelah selatan atau di depan posisi mesin pencacah tersebut, tampak area terbuka yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi pembakaran jasad korban sebelum akhirnya dibangun sebuah tungku permanen baru. 

Keberadaan tungku baru dan mesin pencacah ini menguatkan indikasi bahwa aksi pembunuhan berencana tersebut telah dirancang secara matang oleh pelaku untuk melenyapkan seluruh sisa tubuh korban agar jejak kejahatannya tidak terendus aparat penegak hukum.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.