JAKARTA, iNews.id – Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Jakarta menggelar perayaan Festival Hari Santri Jakarta yang dipusatkan di Gedung Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Gelaran yang dirangkai dengan istigasah bersama ini berlangsung meriah diikuti ribuan santri serta pengasuh pondok pesantren dari seluruh wilayah DKI Jakarta.
Ketua Hebitren Jakarta, KH Sofwan Yahya (Gus Sofwan) mengungkapkan, festival ini dirancang khusus agar iklim Hari Santri Nasional dapat dirasakan dampaknya secara langsung dan komprehensif oleh kalangan pesantren di Jakarta.
"Meskipun Hari Santri telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia sejak 10 tahun yang lalu, baru kali ini para santri dan pengasuh pondok pesantren di Jakarta dapat merasakan kemeriahan serta kegembiraan perayaan Hari Santri secara langsung dan komprehensif melalui festival ini," ujar Gus Sofwan, Jumat (30/10/2026).
Festival Hari Santri Jakarta turut dimeriahkan oleh lima cabang perlombaan, seperti Lomba Hadroh dan Eco Fashion Show, serta Pameran Bazar UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan unit usaha pesantren dan masyarakat umum.
Selain sebagai ajang selebrasi, Gus Sofwan menjelaskan, doa dan istigasah akbar ini diniatkan sebagai ikhtiar spiritual untuk mengawal persiapan Perayaan 5 Abad Jakarta agar dapat berlangsung lancar, aman, serta membawa kemaslahatan bagi seluruh warga kota.
Di sisi lain, Hebitren Jakarta memanfaatkan momentum ini untuk menyoroti krusialnya payung hukum bagi pondok pesantren di tingkat daerah. Meskipun Undang-Undang Pesantren telah berlaku secara nasional, DKI Jakarta dinilai perlu segera menyusul 7 provinsi lain yang telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Pesantren.